
Sementara itu, lima personel lainnya dilaporkan selamat. Jenazah Sertu Heri berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Jumat (6/11/2026).
Terkait penyebab kecelakaan helikopter, Kasad menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan kotak hitam pesawat.
Hasil investigasi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan penerbangan, pelaksanaan operasi, serta latihan prajurit TNI AD di masa mendatang.
TNI AD Kerahkan 18.989 Personel untuk Pemadaman Karhutla
Di tengah duka atas gugurnya tiga prajurit, TNI AD tetap melanjutkan operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Kasad mengungkapkan, sebanyak 18.989 personel TNI AD telah dikerahkan dalam penanganan karhutla. Operasi tersebut juga didukung 636 sortie penerbangan dengan penggunaan sekitar 1,2 juta liter air untuk membantu pemadaman.
Besarnya pengerahan personel dan dukungan udara menunjukkan upaya TNI AD dalam membantu mengendalikan kebakaran, melindungi masyarakat, serta menjaga lingkungan dari dampak karhutla.






