Foto: Istimewa
BRITISIA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menjadi sorotan setelah Badan Pimpinan Pusat Aliansi menyampaikan sejumlah aspirasi melalui surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto. Aspirasi itu difokuskan pada evaluasi pelaksanaan kebijakan, yang menurut mereka masih menyisakan persoalan teknis dan berpotensi menghambat keberhasilan program prioritas nasional 2025–2029 tersebut.
Dalam surat yang diterima Sekretariat Negara, Aliansi menilai bahwa MBG sejatinya adalah langkah penting untuk memperkuat kualitas gizi anak bangsa. Namun, mereka menyebut adanya beberapa kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menimbulkan ketidakpastian, khususnya bagi mitra yang terlibat dalam pembangunan dapur gizi.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah mengenai kebijakan rollback terhadap ribuan dapur persiapan. Padahal, dapur tersebut sebagian besar telah dibangun sesuai arahan teknis. Kondisi ini dianggap menimbulkan kerugian sekaligus menurunkan semangat para mitra yang telah menyiapkan infrastruktur demi mendukung keberlangsungan program.
